Misbakhun ajak Muslimat NU Tangkal Isu Negatif Soal Rupiah

Misbakhun ajak Muslimat NU Tangkal Isu Negatif Soal Rupiah


TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Pemerintah Republik Indonesia akhir tahun 2016 sudah meluncurkan Mata Uang Baru Rupiah emisi 2016.

Namun hingga kini, isu-isu negatif dan meresahkan masyarakat terkait mata uang rupiah emisi 2016 masih terus terjadi terutama dalam sosial media.

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengajak konstituennya di Pasuruan dan Probolinggo untuk benar-benar mencintai rupiah.

Secara khusus, politikus Partai Golkar itu mengharapkan kalangan Muslimat Nahdatul Ulama (NU) menangkal provokasi yang menyudutkan mata uang kebanggaan nasional itu.

Misbakhun menyatakan hal itu saat hadir sebagai pembicara pada acara sarasehan bertema “Cinta Rupiah Cinta Indonesia” yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Pasuruan melalui kerja sama dengan DPR dan Bank Indonesia (BI) di Kota Pasuruan, Senin (18/9/2017).

Menurutnya, BI pada akhir 2016 silam telah meluncurkan pecahan baru rupiah emisi 2016.

Sayangnya, hingga kini ada isu-isu negatif tentang rupiah emisi 2016 yang meresahkan masyarakat, Isu itu beredar secara viral di media sosial.

Karena itu Misbakhun mengajak Muslimat NU aktif menangkal isu negatif yang memojokkan rupiah.

Menurutnya, mata uang bagi suatu negara tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi perdagangan dan stabilitas ekonomi, namun juga identitas dan simbol kedaulatan negara.

“Mencintai dan bertransaksi menggunakan rupiah sama dengan mencintai kedaulatan dan kemandirian Indonesia,” katanya.

قالب وردپرس

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Misbakhun ajak Muslimat NU Tangkal Isu Negatif Soal Rupiah"

Posting Komentar