Nasir Djamil: KEK Arun Harus Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Islam

Nasir Djamil: KEK Arun Harus Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Islam


TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun di Lhokseumawe dan kawasan Dewantara serta Jamuan di Kabupaten Aceh Utara ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui PP Nomor 5 Tahun 2017.

Terkait hal tersebut Anggota DPR asal Aceh Nasir Djamil mengatakan KEK harus menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

"Kita tahu arah perekonomian Aceh meningkatkan produktifitas dan daya saing dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan partisipasi masyarakat. Jangan sampai kemudian nilai-nilai Islam, nilai keadilan dan partisipasi masyarakat berada di bawah,"ujar Nasir saat Seminar Nasional soal Kawasan Ekonomi Arun di Kampus Malikus Saleh, Lhokseumawe, Kamis(7/9/2017).

Nasir juga mengingatkan agar jangan sampai KEK Arun kemudian dikelola oleh orang-orang di luar Aceh, namun ia tidak menampik bakal adanya keterlibatan asing di KEK Arun.

"Jangan sampai semut yang datang bukan dari Aceh tapi dari luar yang menikmati gulanya, kampus dan perguruan tinggi yang berlabel Islam harus ikut memikirkan dan masyarakat harus mengawal ini,"ujar Nasir.

Politikus PKS ini juga meminta kepada pemerintah kabupaten agar tidak perlu khawatir atas adanya KEK Arun.

Justru kata Nasir yang perlu dikhawatirkan adalah tidak adanya partisipasi dari masyarakat.

Secara umum KEK Arun lanjut Nasir dibandingkan KEK di daerah lainnya di Indonesia cukup bagus dan baik.

Keberadaan dan kesiapan infrastrukturnya seperti jalan dan pelabuhan sudah ada serta siap digunakan.

"KEK Arun ini barang jadi, tapi kalau menurut saya ini harus jadi barang,"kata Nasir.

قالب وردپرس

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nasir Djamil: KEK Arun Harus Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Islam"

Posting Komentar