Wali Kota Nara Ketahuan Panggil Jasa PSK saat Kunjungan Kerja ke Tokyo Jepang
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Wali Kota Tenri Perfektur Osaka, Ken Namikawa (38) akhirnya meminta maaf kepada masyakarat tanggal 31 Agustus lalu.
Ken Namikawa kedapatan puluhan kali memanggil pekerja seks komersial (PSK). Kelakuannya ini terbongkar dan dimuat di berbagai media di Jepang.
"Saya minta maaf kepada masyarakat luas telah melakukan hal-hal yang tidak baik itu. Tapi saya akan perbaiki diri dan mengabdi terus untuk Kota Tenri sampai November mendatang dan akan ikut lagi dalam pemilu," kata Ken Namikawa.
Namikawa juga mengakui gara-gara tulisan media mengenai hubungannya memanggil PSK ke kamar hotelnya di Tokyo, hubungan dirinya dengan keluarganya jadi rusak dan kini sedang dalam upayanya agar rukun kembali.
Namikawa setidaknya 55 kali memanggil PSK terutama di Tokyo pada bulan Februari 2017 dan bulan Juni 2017.
Meskipun demikian Namikawa mengatakan semua uang untuk wanita panggilan tersebut adalah uang pribadinya, bukan uang kantor.
Baca: Pelaku Penembakan Mobil Berpenumpang 10 Orang di Tanah Abang Gunakan Senjata Ilegal
Namikawa asli Osaka lulusan Universitas Tokyo dan menjadi pegawai Kementerian Luar Negeri Jepang.
Tahun 2013 dia ikut pemilihan Wali Kota Tenri dari independen dan terpilih sebagai wali kota Tenri hingga kini.
Tanggal 24 September akan dimulai pemilu dan Namikawa akan kembali mencalonkan diri, keputusan pemilu tanggal 1 Oktober 2017.
Banyak anggota masyarakat memprotes dan meminta dia segera mengundurkan diri tetapi Namikawa tetap tidak mau mengundurkan diri.
Pada pemilu mendatang dipastikan banyak orang, Namikawa akan kalah dalam pemilu mendatang akibat kasus pemanggilan Deriheru (delivery health) atau PSK tersebut ke kamar hotelnya di Tokyo.
0 Response to "Wali Kota Nara Ketahuan Panggil Jasa PSK saat Kunjungan Kerja ke Tokyo Jepang"
Posting Komentar