Kekalahan ISIS di Raqqa dan Mosul Hadirkan Ancaman Baru di Indonesia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Â Kekalahan ISIS di Raqqa, Suriah dan Mosul, Irak, bukan berarti ancaman yang ada ikut melemah.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius kepada wartawan di hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2017).
Ia menyebut kekalahan ISIS di dua kota yang sempat mereka kuasai, memicu aksi yang lebih global lagi.
Simpatisan ISIS yang berasal dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, dikhawatirkan menggelar aksi di kampung halaman masing-masing.
"Jangan berpikir kalau Raqqa dan Mosul selesai, tidak. Karena doktrinnya mengatakan silahkan lakukan di negara masing-masing, atau negara tertentu. Salah satunya Filipina Selatan," terang Komjen Suhardi.
Hal yang dilakukan BNPT bersama lembaga-lembaga lainnya yang berwenang untuk mengantisipasi hal tersebut, adalah memantau orang-orang yang diduga terlibat kelompok teror di dalam negeri.
Kemudian, memastikan mereka tidak melakukan kegiatan terror, dan memastikan mereka tidak berangkat ke luar negeri untuk ikut berperang di wilayah konflik.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BNPT bersama sejumlah lembaga lain, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), berusaha menghentikan aliran dana ke kelompok-kelompok teror tersebut.
Suhardi Alius menyebut sudah banyak rekening-rekening yang digunakan untuk mendanai kegiatan teror dihentikan dan pelakunya ditindak.
"Kita juga dekati mereka, kita punya tim deradikalisasi, terdiri dari ulama, psikolog, lengkap," ujarnya.
Namun terhadap mereka yang terbukti ikut berperang di luar negeri untuk mendukung kelompok teror, penegak hukum di Indonesia, belum punya cukup payung hukum untuk melakukan penindakan.
Jika mereka tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum di wilayah yuridiksi penegak hukum di Indonesia, yang bisa dilakukan adalah menyertakan mereka di program deradikalisasi.(*)
0 Response to "Kekalahan ISIS di Raqqa dan Mosul Hadirkan Ancaman Baru di Indonesia"
Posting Komentar